Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

Nasi Uduk Babe H. Saman Boncang, Langganan Pejabat Harga Rakyat

View previous topic View next topic Go down

Nasi Uduk Babe H. Saman Boncang, Langganan Pejabat Harga Rakyat

Post  dstations on Fri Apr 26, 2013 2:42 pm


MENU nasi uduk menjadi khasnya Ibu Kota. Untuk bisa mencicipi nasi uduk Jakarta yang enak, ada di daerah Kebon Kacang (Boncang), Jakarta Pusat.

Di daerah inilah Anda bisa menemukan banyak penjaja nasi uduk, mulai dari warung kaki lima hingga restoran. Namun, bila kalau ingin mencari nasi uduk yang punya citarasa tradisional bahkan digemari banyak pejabat Tanah Air, datang saja ke warung Nasi Uduk Babe H. Saman.

"Nasi Uduk Babe H. Saman ini sudah ada sejak tahun 1963, yang pertama muncul di Jakarta. Dulunya tempat ini hanyalah kebun, tapi sampai sekarang banyak pejabat sudah makan di sini," kata H. Nuh, penjaja Nasi Uduk Babe H. Saman yang tak lain anak sang pemilik, kepada Okezone di Jakarta, baru-baru ini.

Awalnya, sang pemilik alias H. Saman, berjualan ayam dan beras. Nuh bercerita, ketika itu ayam yang dijual ayahnya kurang sehat, hingga kemudian dipotong dan dijual. Dari semula hanya laku beberapa ekor, meningkat terus hingga tercetus ide untuk kemudian berjualan nasi uduk. Kebetulan, Saman pintar masak.

“Bapak kemudian memutuskan untuk buka warung nasi uduk, jualan berasnya pun ditutup," kenangnya.

Kini, warung makan Nasi Uduk Babe H. Saman memang sederhana. Namun, kelezatannya sudah dicicipi para pejabat Tanah Air, sebut saja Ali Sadikin, Megawati Soekarnoputri, Sutiyoso, Ginanjar Kartasasmita, Wiyogo Atmodarminto, Soetrisno, Japto Soerjosoemarno, Moerdiono, serta pejabat lainnya. Meski disukai pejabat, harganya tetap sesuai kantong rakyat.

"Harga nasi uduknya memang kita sejejarkan dengan harga kebanyakan, karena nasi uduk memang enggak dijual mahal. Meskipun sudah jadi langganan pejabat, soal kualitas kita pertahankan," tambahnya.

Ketenaran warung makan Nasi Uduk Babe H. Saman kemudian menggoda hadirnya penjaja nasi uduk lain yang kini semakin banyak bertebaran. Hingga pada akhirnya, mereka menawarkan menu nasi uduk dengan kreasi masing-masing.

"Nasi uduk muncul kali pertama di Kebon Kacang. Dulunya, nasi uduk sangat digemari oleh orang-orang Belanda untuk sarapan. Sekitar tahun 70an, mulailah nasi uduk tersebar ke pelosok di Ibu ota, termasuk daerah Palmerah yang sekarang terkenal dengan nasi uduknya," sambungnya.

Menurutnya, nasi uduk khas Jakarta dibungkus dengan daun pisang. Daun pisang akan membuat aroma dan rasa nasi uduk jadi lebih nikmat. Nasi uduk harus didinginkan dahulu agar tidak berubah menjadi bubur saat dibungkus.

"Panas nasi uduk di dalam daun pisang akan membuat nasi tidak mendapat udara, makanya akan menjadi berair dan perlahan berubah menjadi bubur," paparnya.

Nah, bagi Anda yang ingin mencicipi menu Nasi Uduk Babe H. Saman, warung makan ini buka mulai pukul 17.00 hingga 02.00 WIB. Satu bungkus nasi uduk dihargai Rp3.000 sedangkan menu pelengkapnya, berupa ayam goreng, empal, dan udang dihargai Rp10 ribu per buah.

dstations

Jumlah posting : 188
Join date : 2010-10-18

http://d-stations.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum