Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

Hamil!! Stop Minum Kopi

View previous topic View next topic Go down

Hamil!! Stop Minum Kopi

Post  dstations on Fri Feb 22, 2013 7:47 pm


Anda gemar ngopi? Saat Anda hamil, sebaiknya tahan dulu keinginan Anda untuk menyesap kopi. Karena menurut para peneliti dari Norwegian Institute of Public Health dan Sahlgrenska University Hospital di Swedia, kopi dengan kadar kafein yang rendah pun bisa menyebabkan bayi lahir dalam kondisi berat badan lahir rendah.

Dari 60.000 perempuan yang terlibat dalam penelitian ini, ditemukan bahwa bayi-bayi dari ibu yang minum secangkir kopi sehari saja ternyata bobotnya lebih ringan daripada yang diharapkan. Disebutkan pula, minum 200-300 mg kafein setiap hari bisa meningkatkan risiko bayi lahir dengan bobot kurang antara 27-62 persen. Untuk setiap 100 mg kafein yang dikonsumsi setiap hari oleh ibu hamil akan membuat berat lahir bayi yang semula diperkirakan 3,6 kg akan berkurang 21-28 gr.

Kopi merupakan jenis kafein yang paling sering dikonsumsi perempuan. Oleh karena itu British Food Standards Agency di Inggris belum lama ini menyarankan ibu hamil untuk membatasi asupan kafeinnya tidak lebih dari 200 mg per hari. Namun, tim peneliti Swedia menganggap batasan tersebut belum cukup rendah.

"Kami tidak menemukan ambang batas apa pun (untuk asupan kafein yang dianjurkan). Dari 1 mg kafein saja sudah ada peningkatan kasus bayi yang lahir dengan berat badan kurang. Jika kaum perempuan ingin lebih berhati-hati, dan tidak masalah jika harus berhenti minum kopi, sebaiknya berhenti dulu minum kopi. Kalau tidak, taati batasannya hingga kurang dari 200 mg kafein per hari," papar Verena Sengpiel, salah satu tim peneliti.

Bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari yang diharapkan lebih rentang terhadap berbagai masalah kesehatan, di antaranya kesulitan mengatur kadar glukosa darah dan perkembangan fisik yang lebih lambat.

sumber :Marie Claire

dstations

Jumlah posting : 188
Join date : 2010-10-18

http://d-stations.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum