Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

Roti Tan Ek Tjoan, Legendaris dan Laris Saat Banjir

View previous topic View next topic Go down

Roti Tan Ek Tjoan, Legendaris dan Laris Saat Banjir

Post  shema on Fri Jan 25, 2013 8:25 pm


MAKANAN instan yang siap makan menjadi wajib bagi para korban banjir. Salah satunya yang menjadi pilihan adalah roti Tan Ek Tjoan.

"Biasanya sekitar 100-200 bungkus roti per hari, tapi beberapa hari kemarin satu orang bisa beli 50 sampai 70 bungkus roti," ujar Siswandi, pedagang gerobak roti Tan Ek Tjoan yang mangkal di depan pabrik roti Tan Ek Tjoan, Cikini Raya, Jakarta.

Relawan biasanya lebih memilih roti kemasan personal dibandingkan roti tawar atau roti sobek. Di toko Tan Ek Tjoan sendiri, roti yang terjual bisa lebih dari 1.000 bungkus. Dengan jenis roti yang paling dicari, yaitu roti poles, roti gambang, dan roti nougat.

Pabrik roti Tan Ek Tjoan biasa memproduksi 10.000 ribu roti per hari, bahkan bisa sampai 20.000 jika permintaan sedang banyak. Roti ini sudah ada sejak zaman Belanda, dan kini menjadi legenda kuliner Betawi. Usianya bahkan mengalahkan usia kemerdekaan Indonesia.

Toko roti Tan Ek Tjoan didirikan pada 1921 oleh pemilik pertamanya, Kim Thai, di Bogor, Jawa Barat. Selanjutnya, untuk semakin mengembangkan usaha roti keluarga, anak Kim, Tamara, membuka pabrik roti di Cikini Raya, Jakarta Pusat, pada 1953. Saat ini, toko dikelola oleh generasi ketiganya, Alexandra Salinah Tamara.

Ketenaran roti Tan Ek Tjoan tak begitu saja terkikis oleh hadirnya roti-roti modern yang memiliki tampilan dan rasa yang lebih memikat. "Roti Tan Ek Tjoan padat, tidak seperti roti yang dijual di mal-mal atau toko kue modern. Kalau orang makannya dua roti modern itu, kalau roti ini cukup satu," ujar Deden Suherman, Wakil Area Operasional dan Produksi Tan Ek Tjoan, kepada Okezone.

Bahkan, ketenaran roti ini hingga masuk Istana Negara. Tak ayal, hampir setiap perayaan 17 Agustus, roti ini selalu menjadi salah satu hidangan pejabat kenegaraan.

"Itu bisa dilihat penghargaannya, biasanya dipakai untuk perayaan 17 Agustus, PRJ (Pekan Raya Jakarta-red), Pemilihan Abang None. Roti ini memang sangat dikenal oleh orang-orang dulu," lanjutnya.

Saat ini, gerobak keliling Roti Tan Ek Tjoan mencapai 130 buah yang tersebar di wilayah Jadetabek. Di antaranya paling banyak di sekitar Cikini, Tanah Abang, Rawamangun, dan Menteng.

okezone.com

shema

Jumlah posting : 118
Join date : 2010-05-25

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum