Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

Wisata Unik Sekaligus Menyeramkan di Desa Terunyan-Bali

View previous topic View next topic Go down

Wisata Unik Sekaligus Menyeramkan di Desa Terunyan-Bali

Post  dstations on Mon Dec 17, 2012 8:55 am


Anda pernah ke Terunyan? Kampung ini menawarkan wisata unik sekaligus menyeramkan, di mana orang yang meninggal di desa itu tidak dikuburkan atau diaben (dibakar) seperti kebanyakan masyarakat Hindu Bali, melainkan ditaruh di bawah pohon besar.

Untuk menjangkau Desa Terunyan yang terletak di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, ini, kita bisa menempuhnya melalui jalur darat. Tapi jalur yang dilalui memacu adrenalin kita. Jalan hanya selebar mobil kita, di samping kanan tebing Gunung Batur, di bagian kiri jalan jurang Danau Batur. Sudah pasti jalan berkelok tajam dan turun naik dengan ketinggian yang curam. Anda harus berhati-hati dan perhatikan kondisi mobil.

Tetapi, untuk menjangkau kuburan Desa Terunyan, Anda harus menggunakan transportasi danau. Jika dari dermaga di depan Desa Terunyan, kita bisa menempuhnya selama 15 menit. Biayanya, jika kita menggunakan kapal boat sebesar Rp480 ribu dan perahu dayung Rp360 ribu. Tapi jika dari Desa Terunyan, jarak tempuh hanya membutuhkan waktu 7 menit untuk sampai di kuburan. Biayanya Rp380 ribu untuk Kapal Boat dan Rp260 ribu untuk perahu dayung.

Kepala Desa Terunyan, Ketut Sutapa (42) menjelaskan, mayat di pekuburan Desa Terunyan mayatnya tidak dikubur, tetapi tidak bau. Di sana, mayat ditaruh di atas gundukan tanah dengan panjang sesuai ukuran tubuh yang meninggal. "Di sisinya dibuatkan selokan atau lobang supaya mayat tidak tergerus oleh air," kata Sutapa di sela peresmian desa terang hemat energi yang digelar Philips, Minggu 9 Desember 2012.

Sutapa menjelaskan, ada tiga jenis mayat yang disemayamkan di sana; orang yang dianggap suci, meninggal karena sakit dan sudah berkeluarga. Kendati begitu, anak-anak juga dibuatkan pekuburan khusus.

Sementara itu, kini warga Desa Terunyan sedikit berbahagia. Pasalnya, kini desa mereka yang diapit pegunungan dan melingkari danau kini semakin terang dengan penetrasi lampu Philips ke desa tersebut. "Ada ratusan lampu yang dipasang Philips di sepanjang jalan Desa Terunyan. Sebelumnya tidak ada penerangan di jalan itu," kata Sutapa.

Marketing Manajer Philips Indonesia, Andika menjelaskan, hal itu dilakukan perusahaannya sebagai wujud tindakan sosial Philips. "Ini bentuk kepedulian sosial kami melalui program CSR. Desa Terunyan adalah desa kedua di Bali setelah satu desa di Karangasem," kata Andika.

Meski jadi destinasi wisata unik, ekonomi Desa Terunyan sangat rendah. "Oleh karena itu kami berharap terjadi penghematan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Terunyan hingga 80 persen. Kami akan mengukurnya tiap 3 bulan sekali melalui tagihan listrik sebelum dan sesudah pemakaian lampu Philips," kata Andika.

vivanews

dstations

Jumlah posting : 188
Join date : 2010-10-18

http://d-stations.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum