Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

Disinyalir, Garam Mandi Sama Candu dengan Kokain

View previous topic View next topic Go down

Disinyalir, Garam Mandi Sama Candu dengan Kokain

Post  miracle on Sat Jul 28, 2012 1:19 pm

"Garam mandi" yang merupakan obat rekreasional (psikotropika) kini diketahui memiliki potensi penyalahgunaan dan memicu ketagihan pada penggunanya, seperti halnya pada kokain.

Diwartakan Live Science, Sabtu (28/7/2012), meskipun disebut "garam mandi", obat rekreasional ini tidak memiliki kegunaan di bak mandi. Obat ini merupakan variasi dari senyawa cathinone, suatu alkaloid yang berasal dari tanaman khat. Salah satu turunan dari cathinone yang paling umum adalah mephedrone dan terdaftar sebagai obat yang dikontrol penggunaannya di Amerika Serikat, selama satu tahun untuk penelitian lebih lanjut.

Obat rekreasional tersebut bisa memicu sederet perubahan pada tubuh dan pikiran, termasuk pusing, delusi, paranoia, pikiran untuk bunuh diri, kejang, mual, muntah-muntah, bahkan sampai pada kematian.

Dalam penelitiannya, profesor neurologi, pediatrik dan psikologi di University of North Carolina School of Medicine, Malanga dan rekan-rekan peneliti menggunakan seekor tikus sebagai percobaan.

Tikus tersebut dilatih untuk memutar roda dan diberi hadiah. Dalam kasus ini, hadiah dimaksud adalah stimulasi langsung pada sirkuit otak yang terlibat dalam persepsi menerima penghargaan, menggunakan elektroda yang ditanam di otak tikus.

Metode ini disebut sebagai intracranial self stimulation (ICSS) dan telah digunakan sejak 1950 untuk mengetahui apakah obat-obatan mengaktifkan area otak yang memicu rasa menerima penghargaan.

Selama riset, peneliti mengukur usaha tikus memutar roda, sebelum, selama dan setelah tikus tersebut merenrima mephedrone atau kokain dengan dosis bervariasi.
"Semua obat yang disalahgunakan, terlepas dari reaksinya di otak, heroin, morfin, kokain amfetamin, alkohol, melakukan hal serupa pada ICSS. Obat-obatan ini meningkatkan rasa dihargai," kata Malanga.

Melalui penelitian ini diketahui bahwa mephedrone memiliki potensi yang sama dengan kokain. Obat tersebut menyebabkan tikus mau mengerjakan sesuatu demi memperoleh rasa pengharagaan tersebut.

okezone

_________________
indah pada waktuNYa


miracle

Jumlah posting : 367
Join date : 2010-03-30

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum