Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

Hongkong; Gerbang mode ASIA

View previous topic View next topic Go down

Hongkong; Gerbang mode ASIA

Post  miracle on Tue Jul 12, 2011 4:17 pm


PANTAS rasanya bila Hong Kong dikatakan sebagai gerbang mode Asia, terutama saat melihat Hong Kong Fashion Week yang menghadirkan parade fashion dari para desainer papan atas Asia.

Hong Kong menjadi tuan rumah bagi 1.300 partisipan dari 24 negara, termasuk para pelaku mode Asia dari China, India, Indonesia, Jepang, Macau, Korea Selatan, dan Taiwan. Tidak hanya itu, untuk pertama kalinya, Hong Kong menghadirkan partisipan dari Uni Emirat Arab yang menunjukkan tingginya minat pelaku mode internasional terhadap industri mode Asia.

Ribuan pelaku mode yang berkumpul dalam satu pameran besar dan memperlihatkan wajah fashion dari masing-masing tempatnya berasal, tentu saja menarik perhatian buyer. Tercatat, Hong Kong Fashion Week yang baru saja menutup tirai pertunjukan pada Kamis (7/7) lalu dihadiri lebih dari 5.500 buyer dari 70 negara.

Dan, bukan hanya fashion trade yang menarik perhatian para buyer, juga panggung mode tempat para desainer Asia merumuskan tren mode untuk musim semi dan musim panas 2012 mendatang, baik di atas catwalk maupun pameran mode di HKTDC World Boutique.

”Fashion memiliki peranan penting dalam ekonomi Hong Kong. Fashion adalah penghasil ekspor terbesar kedua setelah elektronik dan bernilai sebesar USD23 miliar,” sebut Benjamin Chau, Deputi Direktur Eksekutif Departemen Perdagangan Hong Kong.

Chau menyebutkan bahwa Hong Kong memiliki Hong Kong Fashion Week yang terus berjalan reguler selama 45 tahun.

”Hal itu menunjukkan bahwa Hong Kong merupakan salah satu pemain besar di industri mode Asia, ” imbuhnya,

sembari menyebutkan harapannya agar ke depannya Hong Kong bisa menjadi kekuatan mode internasional yang sejajar dengan Paris, New York, dan London.

Harapan Chau sebenarnya sudah mulai terwujud.Pasalnya, 2010 lalu Hong Kong berhasil meraih prestasi mengejutkan. Dalam hasil survei Global Language Monitor, sebuah firma nirlaba yang setiap tahunnya melakukan survei dan mengumpulkan data mengenai kota kota mode melalui media dan internet termasuk blog, Hong Kong sukses menjadi fashion capital peringkat dua dunia, mengalahkan Milan, Paris, dan London.

Kendati baru pertama kali berada di peringkat lima besar fashion capital internasional, Hong Kong merupakan pemain lama di ranah fashion. Hong Kong Trade Develompment Center (HKTDC), penyelenggara Hong Kong Fashion Week, telah memulai ”petualangannya” sejak 1966.

Mereka pun terbukti peduli dengan bakat muda dan regenerasi. Karenanya, sejak awal HKTDC menggelar Young Designer Contest, yang telah dianggap sebagai gerbang utama memasuki dunia mode internasional bagi perancang muda. Adapun Hong Kong Fashion Extravaganza menjadi pembuktian bakat desainer sekaligus menunjukkan tren mode musim mendatang.

Dorian Ho, salah satu desainer papan atas Hong Kong, menunjukkan koleksi gaun malam elegan, bersama-sama dengan koleganya, Guo Pei dan Frankie Xie. Sementara, Toshikazu Iwaya, desainer asal Jepang, menjadi tamu kehormatan. Hong Kong juga menunjukkan perkembangan pesat industri fashion Asia.

Salah satunya melalui ajang World Boutique yang dipenuhi 274 peserta dari Kanada, China, Prancis, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Spanyol, Swiss, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam. Di sini, para peserta pameran bebas mempertunjukkan koleksi fashion-nya, mulai aksesori hingga produk keluaran rumah mode.

World Boutique pun selama bertahun-tahun terbukti menjadi incaran buyer internasional. Dari Indonesia, Alleira memboyong koleksi batik kontemporer yang menunjukkan bahwa kain tradisional pun bisa bergaya internasional.

Sementara di lini gaun malam, desainer Italia yang telah lama bermukim di Bali, Espen Salberg, menghadirkan signature line-nya, Firmato-Espen Salberg.Dia mengatakan, koleksi yang dibawanya ke catwalk Hong Kong terinspirasi dari para diva Hollywood.

”Saya terinspirasi dari glamorama Old Hollywood, tempat para diva tampil glamor, elegan, dan sensual pada saat bersamaan,” ujar Salberg yang menyebut koleksinya sebagai ”Jersey Couture”.

Adapun dari Macau, brand MaConsef hadir dengan koleksi kreatif yang terinspirasi dari teknologi. Dari Hong Kong sendiri, desainer-desainer muda pemenang ajang kompetisi Hong Kong Young Designer Contest mempersembahkan koleksi inovatif yang terbuat dari material ramah lingkungan.

Pemerhati mode dan narablog fashion Christina Ko dari Hong Kong Fashion Geek blog (hkfashiongeek.com) mengatakan, generasi muda perancang Hong Kong ikut andil dalam meramaikan arahan gaya bagi pencinta mode.

”Jika diperhatikan, setiap musimnya, arahan tren dari empat kota mode di dunia bisa saling tumpang tindih. Karena itu, adanya generasi muda Hong Kong yang bisa dengan jeli menangkap tren internasional dan menerjemahkannya dalam gaya lokal, jauh lebih menarik,” tutup Christina.

_________________
indah pada waktuNYa


miracle

Jumlah posting : 367
Join date : 2010-03-30

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum