Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

Mengenal Kanker Serviks

View previous topic View next topic Go down

Mengenal Kanker Serviks

Post  dstations on Tue Apr 19, 2011 11:23 am



Human Papillomavirus (HPV) merupakan penyebab kanker serviks. Virus mematikan ini bisa menyebar lewat kulit dan memicu pertumbuhan sel kanker saat terjadi kontak seksual.

Paula Hillard, MD, Kepala Divisi Gynecologic Specialties at the Stanford University School of Medicine mengatakan, papsmear dan vaksin merupakan tindakan pencegahan yang cukup efektif saat ini. Vaksin sebaiknya dilakukan sebelum usia 26 tahun.

Semua wanita harus waspada terhadap ancaman penyakit ini. Berdasar studi, hampir semua wanita di dunia berisiko mengalaminya. Membekali diri dengan pengetahuan tentang HPV menjadi penting, seperti dikutip dari laman Shine.

1. Meski sulit diobati, kanker serviks bisa dicegah. Itulah mengapa kampanye pencegahan dini terhadap penyakit ini terus bergaung. Fakta menunjukkan, mayoritas pasien kanker serviks tak pernah melakukan tindakan pencegahan seperti vaksin atau papsmear.

2. Tak ada larangan untuk melakukan vaksin saat usia sudah lebih 26 tahun. Namun sebaiknya, vaksin dilakukan sebelum menikah atau sebelum melakukan hubungan seksual. Bagi mereka yang sudah menikah, papsmear atau pemeriksaan ke dokter dengan metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) bisa menjadi pilihan pencegahan.

Kanker leher rahim memang tak memunculkan gejala awal yang menonjol. Selain vaksi dan papsmear, pencegahan juga bisa dilakukan dengan memperbaiki gaya hidup tak sehat, menghindari hubungan seksual dengan banyak pasangan, atau hubungan seks usia muda.

3. Studi lanjutan menunjukkan bahwa HPV tidak hanya menyebabkan terjadinya kanker serviks. HPV juga berhubungan dengan kanker vulva, kanker vagina, kanker organ kelamin pria, dan kanker anus.

4. Ada 40 jenis HPV yang dapat menginfeksi tubuh manusia. Tak hanya leher rahim, tapi juga mulut, tenggorokan dan alat kelamin. Sebanyak 90 persen kanker serviks disebabkan dua tipe HPV yakni HPV 16 dan HPV 18.

Dalam beberapa kasus infeksi HPV yang bukan menyerang leher rahim, pasien seringkali tak menyadarinya. Ini karena virus hilang sendiri dalam satu sampai dua tahun.

5. Hillard memaparkan sebuah fakta bahwa sebanyak 80 persen wanita terpapar virus ini saat menginjak usia 50 tahun. Di Amerika, virus ini menginfeksi sekitar 20 juta orang dengan frekuensi enam juta pasien per tahun.

dstations

Jumlah posting : 188
Join date : 2010-10-18

http://d-stations.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum