Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

The touch of Barly asmara

View previous topic View next topic Go down

The touch of Barly asmara

Post  dstations on Thu Mar 31, 2011 1:32 pm


BATIK adalah karya budaya yang mewakili identitas Indonesia di mata dunia. Dalam selembar batik, terbentang identitas sejarah sebuah daerah, termasuk Kudus. Desainer Barli Asmara menampilkan kreasi batik kudus nan menawan.

Dengan cita rasa modernitas dan selera mudanya, Barli memamerkan belasan rancangan busana. Permainan warna krem, lavender, ungu tua, ungu muda, biru muda, shocking pink, hijau telor asin, dan merah marun terlihat indah dengan padu padan batik kudus.

Beberapa potongan yang ditampilkan, seperti rok berlipit, jaket, kamisol, rok, blus, dan dress menggunakan bahan brokat, lace, tafetta silk, serta katun dengan mengusung sisi kecantikan wanita. Barli sendiri menggunakan lima kain otentik yang langsung didatangkan dari Kudus sebagai padu padannya.

“Kain-kain otentik semua dari Kudus yang di-mix dengan atasan saya. Dengan padu padan rok brokat dan atasan batik, mereka (pencinta fesyen-red) akan bisa menyerna. Kalau tidak ready to wear, mereka juga akan bingung, mau dipakai kemana batik ini? Sebenarnya, ini suatu keberanian untuk saya, cocok enggak ya?,” imbuh pria berkacamata ini.

Corak khas batik kudus masih dijaga Barly, seperti bunga, daun tembakau, dan kupu-kupu, tapi tentu dengan inovasi ala Barly.

“Daun tembakau dibuat seperti rangkaian bunga dengan kupu-kupu ada di sana. Jadi, orang enggak melihatnya sebatas daun. Itu enggak keluar dari pakem batik kudus yang enggak jauh dari corak bunga, daun tembakau, dan kupu-kupu sebagai ciri peranakan pengaruh budaya Chinese,” jelasnya.

Perancang yang baru bergabung dalam Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) ini punya cita-cita besar pada pengembangan batik kudus.

“Dulu, batik terkesan kuno. Saya harus mengembangkan inovasi agar batik tidak terkesan kuno. Jika dilihat batik kudus memang ada yang motifnya kuno, jadi saya harus kembangin batik dengan rancangan modern,” tuturnya.

Ini adalah kali kedua Barly berpartisipasi dalam peragaan busana batik kudus bersama Rumah Pesona Kain (RPK). RPK merupakan perkumpulan yang fokus melakukan pembinaan terhadap para perajin batik kudus, juga mempromosikan karya-karya batik kudus agar lebih dikenal dan diminati masyarakat.

dstations

Jumlah posting : 188
Join date : 2010-10-18

http://d-stations.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum