Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

Indahnya Warna Alam

View previous topic View next topic Go down

Indahnya Warna Alam

Post  miracle on Mon Mar 07, 2011 10:05 am


Dunia fashion sangat identik dengan penggunaan warna. Dahulu, untuk mendapatkan warna pada kain, orang biasa membuat pewarna dari bahan-bahan yang mudah didapat dari alam.

Namun, karena tidak efisien dan memakan banyak waktu serta untuk mendapatkan lebih banyak produksi kain, para produsen lebih senang menggunakan pewarna dari bahan kimia.

Akan tetapi, pemakaian zat kimia yang berlebihan dapat mencemari bumi. Bumi yang semakin tua memaksa manusia untuk lebih ramah terhadapnya dengan kembali menggunakan pewarna alam.

"Dulu, kami juga pakai warna alam. Namun setelah penjajah datang, kami mulai memakai pewarna sintesis," ujar Sugeng Riyadi salah satu pengajar di Sanggar Jawa Jawi Java di konfrensi pers acara 'Back to Nature', Epicentrum Walk, 18 Februari 2011.

Namun, pewarna sintesis pada kain ternyata sangat berbahaya bagi alam karena zat azo yang ada didalamnya tidak dapat diuraikan. Oleh karena itu, pemakaian warna alam saat ini sangat penting bagi industri tekstil di dunia.

Indonesia sangat kaya akan bahan-bahan pewarna alam seperti jelawe, tingil, jambal, tegeran serta daun indigofera. Kulit buah jelawe dapat menghasilkan warna kuning, tingil akan menghasilkan warna coklat, jambal menghasilkan warna kuning, tegeran menghasilkan warna kuning kecoklatan, dan daun indigofera akan menghasilkan warna biru.

"Pewarna alam memang akan menghasilkan warna-warna natural yang lebih soft," ujarnya.

Untuk mendapatkan ekstrak pewarna dari bahan-bahan alam itu, harus direbus terlebih dahulu. Untuk empat liter pewarna, direbus satu kilogram bahan alam dengan lima liter air. Pewarna pun dapat langsung digunakan saat suhunya sudah menurun.

Setelah itu, proses fiksasi dilakukan untuk mendapatkan perbedaan warna dari satu bahan pewarna dengan menggunakan tunjung yang akan menghasilkan warna lebih tua, tawas yang akan menghasilkan warna medium, dan kapur yang akan menghasilkan warna lebih terang.

Dengan teknologi yang berkembang, pewarna alam akan lebih mudah di dapat. Untuk dapat memperlama umur bumi, mulailah menggunakan bahan-bahan yang ramah terhadap bumi.

_________________
indah pada waktuNYa


miracle

Jumlah posting : 367
Join date : 2010-03-30

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum