Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

Twitter Dominasi Pekan Mode Milan

View previous topic View next topic Go down

Twitter Dominasi Pekan Mode Milan

Post  miracle on Tue Feb 08, 2011 7:38 pm

TIRAI pekan mode 2011 sudah dibuka. Milan memulai gelaran fashion week dengan menghadirkan pertunjukan khusus lini busana pria. Namun, para desainer tidak hanya menjadi pusat perhatian di atas catwalk, melainkan juga di ranah jejaring sosial, terutama Twitter.

Di pertunjukan Bottega Veneta, setiap detiknya ratusan tweet terpublikasi dari mereka yang beruntung mendapatkan undangan. Tidak jauh berbeda dengan pertunjukan Gucci, Dolce & Gabbana, Armani, Versace, ataupun Prada. Salah satu tweet yang paling populer dan mendapat label top tweet dari show Bottega Veneta, mengenai jins berbahan kulit yang dihadirkan Tomas Maier, direktur kreatif Bottega Veneta, yang juga dianggap sebagai inovasi baru di dunia mode pria.

Twitter, rupanya menjadi media yang paling cepat memublikasikan apa yang terjadi di atas catwalk, dibandingkan dengan situs jejaring sosial lainnya. Karenanya, tak salah jika hampir seluruh brand papan atas, bahkan topnotch designer, menggunakan Twitter sebagai salah satu sarana mereka untuk berpromosi.

Salah satu brand yang aktif menggunakan Twitter untuk berpromosi juga memberi informasi event maupun produk baru adalah Burberry. CEO Burberry Angela Ahrendts mengatakan, Twitter adalah sarana yang paling cepat dan mudah untuk menjangkau konsumen.

“Twitter adalah cara yang luar biasa untuk berkomunikasi. Saat ini hampir semua orang menggunakan Twitter untuk mencari dan memberi informasi. Dan bagi Burberry, Twitter membuat kami lebih dekat dengan konsumen,” terangnya kepada Reuters. Tidak hanya Burberry, Dolce & Gabbana, Versace, serta Roberto Cavalli pun secara aktif menggunakan Twitter untuk memberikan informasi mengenai event maupun peluncuran produk baru.

“Twitter menjadi penyedia informasi instan dan akses cepat kepada konsumen mengenai banyak hal, termasuk di antaranya, brand favorit mereka,” ungkap Chaz Sargent, pendiri situs belanja online premium chazsargent.com.

Jika Sargent mengatakan, Twitter memberi keuntungan lebih kepada konsumen lewat akses dan informasi cepat, narablog mode Danijela R justru mengungkapkan bahwa lewat Twitter, brand bisa merangkul lebih banyak audiens. Pada akhirnya, hal itu menambah jumlah konsumen mereka.

“Lewat Twitter, brand justru bisa merangkul lebih banyak konsumen melalui hubungan personal yang terbangun melalui jejaring sosial tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Danijela mengatakan bahwa konsumen, dalam hal ini fashionista, berlaku sebagai “juri” yang memberikan komentar mereka secara langsung mengenai tren atau produk yang ditawarkan brand.

“Apa yang menjadikan Twitter begitu populer di dunia mode, terutama saat fashion week berlangsung adalah karena orang-orang menyukai gosip dan informasi orang dalam. Twitter menjadi penyedia itu semua,” tutur Marcus Jaye, direktur kreatif majalah mode online TheChicGeek.co.uk kepada Reuters.

Kendati demikian, masih ada rumah mode yang masih belum ingin menggunakan Twitter sebagai strategi promosi dan marketing. Prada, yang menjadi topik utama Twitter di Milan Fashion Week lewat hashtag Prada, tidak memiliki akun Twitter.

Sementara Salvatore Ferragamo masih ingin melihat keadaan sebelum memutuskan untuk membuat akun Twitter.

“Saya pikir, masih ada beberapa desainer dan brand papan atas yang belum mengerti benar akan kegunaan maupun cara menggunakan Twitter. Mereka masih belum yakin bagaimana menangani sistem penyebaran informasi supercepat ini. Karena itu, mereka menghindarinya,” pungkas Jaye.

_________________
indah pada waktuNYa


miracle

Jumlah posting : 367
Join date : 2010-03-30

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum