Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

Wabah Obesitas

View previous topic View next topic Go down

Wabah Obesitas

Post  dstations on Mon Nov 15, 2010 10:59 am


MESKIPUN beberapa grup etnik di Afrika Utara memandang wanita yang gemuk adalah cantik dan merupakan simbol dari kekayaan dan kesuburan, namun berbeda dengan kondisi di Amerika Serikat. Rupanya, sekira 300.000 penduduk berkurang setiap tahun akibat obesitas (kelebihan berat badan). Obesitas berada di peringkat kedua sebagai penyebab kematian yang seharusnya dapat dicegah di dunia, menyusul rokok tembakau pada peringkat teratas.

Berbagai penelitian menunjukkan, obesitas menghabiskan biaya lebih dari USD100 miliar setiap tahun. Obesitas tidak hanya memengaruhi penampilan luar seseorang, tapi juga secara fisiologis dan psikologis.

Menurut Ayuthinee Singhakowinta MD MSc, Ketua Diabetes & Metabolic Center, Phyathai Hospital, Thailand, obesitas diakibatkan oleh beberapa faktor seperti genetik, metabolisme, kebiasaan (makanan yang dikonsumsi dan gaya hidup), lingkungan dan kebudayaan. Gen dan metabolisme memengaruhi berat badan seseorang 25 hingga 40 persen.

“Meskipun gen dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena obesitas, namun gen bukanlah satu-satunya faktor seseorang memiliki kelebihan berat badan,” jelasnya.
Bagi kebanyakan orang, katanya, obesitas dihasilkan karena mengoonsumsi makanan secara berlebihan dan kurang aktivitas. Di sinilah faktor lingkungan dapat memengaruhi orang terkena obesitas.

“Masyarakat barat modern menyebabkan orang melakukan diet yang salah dan malas berolahraga. Restoran cepat saji selalu menyediakan makanan berukuran besar. Gaya hidup yang sibuk pun kerap membuat kita makan di luar rumah, sehingga konsumsi makanan diproses dan tidak sehat terus terjadi,” ulasnya.

Menurutnya, kebiasaan makan yang buruk juga cenderung turun temurun dalam keluarga –meskipun metabolismenya tidak sama, namun kebiasaaan dalam keluarga atau kebiasaan yang kita pelajari dari orangtua juga memegang peranan penting.

“Obesitas yang terjadi pada anak merupakan indikasi kuat bahwa nantinya si anak tersebut akan mengalami masalah kesehatan terkait dengan berat badannya,” tutupnya.

dstations

Jumlah posting : 188
Join date : 2010-10-18

http://d-stations.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum