Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Miracle Multi Language
Latest topics
» Ketahui Cara Minum Kopi yang Benar
Wed Sep 23, 2015 3:46 pm by miracle

» Rollaas Macadamian Nuts
Tue Sep 15, 2015 4:09 pm by dstations

» Belanja di Mal Terbesar Manila
Sat Aug 29, 2015 6:56 pm by vertical

» Metro Resort Pratunam - Bangkok, Thailand
Mon Aug 17, 2015 10:10 pm by vertical

» 10 Wisata Gratis di Tokyo
Fri Jul 24, 2015 10:00 pm by vertical

» SIM CARD di Thailand
Fri Jul 17, 2015 9:38 pm by vertical

» Berkah Bilih Danau Singkarak
Mon Jun 15, 2015 9:01 pm by hestijunianatha

» 12 Tempat Wisata di Sekitar Jakarta
Mon Jun 15, 2015 8:56 pm by hestijunianatha

» Benteng Terluas di Dunia Ada di Buton
Mon Jun 15, 2015 8:52 pm by hestijunianatha

Miracle Mailing List

Enter your email address:

Toko Online
BEE LA VISTA TRAVEL

Tayangan setajam SILET diberhentikan sementara

View previous topic View next topic Go down

Tayangan setajam SILET diberhentikan sementara

Post  dstations on Tue Nov 09, 2010 9:00 pm

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memutuskan untuk menghentikan sementara program Silet yang tayang di RCTI. Keputusan diambil menyusul pemberitaan Silet dalam musibah Gunung Merapi di Yogyakarta yang disiarkan Minggu (7/11) lalu. Ketua KPI Dadang Rahmat Hidayat mengatakan, tayangan berdurasi satu jam itu dihentikan sampai pemerintah mencabut status “siaga” pada gunung yang sedang bergolak tersebut.
Sejauh ini, belum ada surat resmi yang dikeluarkan oleh pihak KPI. Namun, mulai Senin (8/11), KPI sudah menyampaikan putusan tersebut tersebut kepada media. Menurut Dadang, tayangkan Silet dianggap memberikan informasi yang kurang akurat terkait pemberitaan Merapi. "Kami mendapat kabar di Nangulan (sebuah kecamatan di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia) tim relawan dan SAR harus mengurus secara swadaya sebanyak 550 orang pengungsi yang terganggu akibat tayangan di Silet. Begitu besar pengaruh yang diakibatkan oleh media terutama media elektronik. Makanya diharapkan media bisa memerhatikan akurasi berita dan bisa membantu menyelesaikan masalah," terang Dadang di Gedung Bapeten, Lantai 6, Senin (8/11/2010).
Tak hanya itu, Dadang juga mengkhawatirkan masyarakat yang menonton tayangan tersebut. Namun, ia menegaskan jika hal ini tidak akan berimbas kepada Production House (PH) yang memperkejakan orang-orangnya dalam melakukan tugas peliputannya di Merapi. "Dengan ini, kami juga ingin mengingatkan kepada stasiun televisi lain. Kami tidak memberikan sanksi kepada PH, karena enggak ada urusannya dengan PH, jadi programnya saja," paparnya lebih lanjut.
Menanggapi permintaan maaf yang telah dikeluarkan oleh pihak Silet, KPI mengaku menghargainya. Namun, bagi Dadang dampak yang sudah ditayangkan Silet sangatlah buruk bagi masyarakat terutama bagi para korban.

dstations

Jumlah posting : 188
Join date : 2010-10-18

http://d-stations.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum